Rabu, 22 Januari 2014

contoh wallpaper buatan gua


Kunjungan ke percetakan


Kunjugan ke Percetakan
Kegiatan selama di Percetakan  :
*Melihat secara langsung proses mencetak dengan mesin cetak
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
14,8 x 21,0 =
7 x 3 = 21
Contoh mesin cetak :a.jpg
*Mempelajari cara pembuatan plat/master :
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
                              -untuk membuat plat sebelumnya harus membuat film/clise namun pada perkembangan percetakan saat ini pembuatan clise sudah lama ditinggalkan karna sudah ada CTP (Computer to plate) untuk ctp kita cukup menyiapkan file yang sudah ready to print kepada tokok yang memiliki mesin CTP tersebut, file software yang digunakan biasanya adalah corel draw,adobe illustrator,freehand,photoshop dll.
Kelebihan plat :
-bisa membuat hasil cetak resolusi yang halus sampai dengan 170 DBA sehingga gambar lebih halus
*Cara cetak kartu
Pada prinsipnya dalam dunia percetakan ada 3 tahapan yaitu
1.Design
2.Cetak
3.Finishing

Penjelasan tentang cetak kartu,Sebagai sample projek adalah kartu PKS adalah sebagai berikut :
1.Pembelian bahan/kertas
2.Pembuatan plat/master
3.Proses cetak offset
4.Proses Finishing /potong
*Mempelajari Cetak offset
Sebelum kita mencetak, kita perlu menyesuaikan jenis mesin cetak dengan hasil cetak yang diinginkan. Dalam hal ini membuat dengan ukuran A5. Maka kita bias menggunakan area cetak maksimal fortofolio F4 (21 x 33,0) cm yaitu mesin took cetakan terpenting dalam proses cetakan sebagai proses percetakan sehingga cetakan yang kita buat menjadi lebih sempurna , finishing sederhana,menyisir/memotong kress/sisa’’ bagian cetak yang tidak dibutuhkan. Adapun finishing lainnya. Contoh :laminating,grosi/dok,fernis,ponds/rel,chacha,dll
Contoh Mesin cetak offset:aa.jpg

Kegiatan Prakerin


Merangkum kegiatan prakerin
*Pengenalan ruang kerja : siswa diharapkan dapat mengenali ruang kerja nya
*Pengenalan software corel draw : siswa dapat mengenali program corel draw dan mengetahui fungsi – fungsi dari tools yang ada di aplikasi tersebut
*Penataan ruang kerja : yaitu siswa melakukan penataan pada ruang kerja nya
*Mendesign ruang kerja, yaitu dengan cara :
1.tentukan bidang wallpaper yang akan dibuat
2.tentukan ukuran sebenarnya
3.gunakan satuan centimeters
4.bila bidang wallpapernya tidak berbentuk kotak/persegi maka ukur juga benda’’ lain yang ada dikotak, contoh :rak/lemari yang menghalangi bidang wallpaper tersebut, sehingga kita dapatkan bidang yang akan digambar2.jpga4.jpg
5.menggambar sketsa pada titik kosong dengan menggunakan skala yang sudah benar
7.tentukan ornament yang diinginkan seperti tema : alam,pemandangan,abstrak,atau gambar laiinya
8.pilihlah gambar yang sesuai dengan ruangan yang akan dipilih/sesuai dengan keinginan pemesan
9.setelah disketsa lalu digambar menggunakan aplikasi corel draw, caranya : buka dokumen baru, dan di ubah satuan nya menjadi centimeters, buatlah bidah gambar yang sesuai dengan bidang yang kamu gambar, buatlah detail gambar wallpaper termasuk benda – benda yang ada di wallpaper, sehingga akan didapatkan ruang kosong yang akan digambar

Kunjugan ke Percetakan
Kegiatan selama di Percetakan  :
*Melihat secara langsung proses mencetak dengan mesin cetak
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
14,8 x 21,0 =
7 x 3 = 21
Contoh mesin cetak :a.jpga5.jpg
*Mempelajari cara pembuatan plat/master :
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
                         -untuk membuat plat sebelumnya harus membuat film/clise namun pada perkembangan percetakan saat ini pembuatan clise sudah lama ditinggalkan karna sudah ada CTP (Computer to plate) untuk ctp kita cukup menyiapkan file yang sudah ready to print kepada tokok yang memiliki mesin CTP tersebut, file software yang digunakan biasanya adalah corel draw,adobe illustrator,freehand,photoshop dll.
Kelebihan plat :
-bisa membuat hasil cetak resolusi yang halus sampai dengan 170 DBA sehingga gambar lebih halus
*Cara cetak kartu
Pada prinsipnya dalam dunia percetakan ada 3 tahapan yaitu
1.Design
2.Cetak
3.Finishing

Penjelasan tentang cetak kartu,Sebagai sample projek adalah kartu PKS adalah sebagai berikut :
1.Pembelian bahan/kertas
2.Pembuatan plat/master
3.Proses cetak offset
4.Proses Finishing /potong
*Mempelajari Cetak offset
Sebelum kita mencetak, kita perlu menyesuaikan jenis mesin cetak dengan hasil cetak yang diinginkan. Dalam hal ini membuat dengan ukuran A5. Maka kita bias menggunakan area cetak maksimal fortofolio F4 (21 x 33,0) cm yaitu mesin took cetakan terpenting dalam proses cetakan sebagai proses percetakan sehingga cetakan yang kita buat menjadi lebih sempurna , finishing sederhana,menyisir/memotong kress/sisa’’ bagian cetak yang tidak dibutuhkan. Adapun finishing lainnya. Contoh :laminating,grosi/dok,fernis,ponds/rel,chacha,dll
Contoh Mesin cetak offset:aa.jpg

*Mencetak Kartu sahabat PKS
-Spesifikasi : ukuran ½ A4 = A5
-Warna : kuning dan hitam
-Buat design sesuai pesana
-Ajukan ke customer
-Setelah design jadi siap untuk di cetak
-Pemisahan warna yaitu warna CMYK akan membuat garis kress
Mencetak kartu
1.Siapkan Bahan : Kartu TIK (putih)
2.Dengan ukuran standart : 79 x 109
3.Ukuran plano : 79 x 109
                             65 x 100
                             60 x 92
*Membuat Buku aqiqah
Proses :
- Siapkan design kertas yang sudah dicetak
- lalu di susun sesuai dengan garis hitam yang sudah di beri tanda, setelah buku sudah tersusun rapih lalu di rekatkan dengan menggunakan streples dan kemudian di potong dengan menggunakan mesin potong kertas sesuai dengan garis
Contoh Mesin potong kertas :aaa.jpg

Cara cara membuat wallpaper


Cara membuat wallpaper
1.Tentukan bidang wallpaper yang akan di buat
2.Tentukan ukuran yang sebenarnya
3.Gunakan satuan centimeters (CM)
4.Bila bidang wallpaper tidak kotak/polos maka ukur juga benda – benda yang ada di kotak, Contoh: Rak,Lemari,Meja yang menghalangi wallpaper tersebut, Sehingga kita dapatkan bidang yang akan digambar
5. Contoh Gambar :


2.jpg1.jpg
 6.Lalu mulai menggambar sketsa pada kertas kosong dan perlu diingat harus menggunakan skala yang benar
7.Tentukan ornamen yang diingingkan seperti tema : alam,pemandangan,abstrak, dan tema lainnya.
8.Pilihlah gambar sesuai dengan ruangan yang akan dipilih sesuai dengan keinginan pemesan
9.Setelah di sketsa lalu digambar dengan menggunakan corel draw, Buka dokumen baru dan ubah satuan menjadi centimeters buat lah bidang gambar sesuai dengan bidang yang akan kamu gambar, Lalu buat lah detail gambar wallpaper. Termasuk benda – benda yang ada di wallpaper, Sehingga akan didapatkan ruang kosong yang akan Digambar



Cara mencetak kartu
1.Menyiapkan bahan : (kartu TIK warna putih)
2.Dengan ukuran standar :109 x 79 mm
3.Ukuran Plano : 79 x 109
                                            65 x 100
                                                60 x 92
PROSES MENCETAK
1.Pilihlah bahan yang akan dipakai
2.Memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, Caranya dengan menyesuiakan bahan baku yang dibutuhkan dengan yang ada dipasaran
3.Menghitung potongan bahan yang ada dipasaran dengan yang dibutuhkan, sehingga didapatkan hasil bahwa 1 lembar kertas plano (79 x 109) Bila dipotong ukuran  A5 (14,8 x 21,0) dapat menghasilkan 25 lembar, Cara menghitungnya dengan menggunakan rumus Seperti ini :
79 x 109
14,8 x 21,0
7 x 3 = 21
Perlu diingat bahwa dalam dunia cetak kita perlu memperhatikan potongan kertas keliling yang fungsinya untuk membuat garis garis kres/garis patokan CMYK dan garis potongan jadi sesuai dengan potongan yang diinginkan juga sebagai area tarikan mesin cetak offset karena itu untuk membuat hasil ukuran A5 (14,8 x 21,0) maka perlu ditambahkan 1 cm keliling sehingga membutuhkan bahan ukuran (16,8 x 23,0) maka apabila menggunakan kertas (79 x 109)
79 x 109 : 16,8 x 23,0 = 18

Selasa, 21 Januari 2014

Menghitung Biaya Pengeluaran

Menghitung biaya produksi..
Bahan = 2 1/2 Rim A4 HVS 70        Jumlah : 70.000
Master                                             Jumlah : 5.000
Cetak                                              Jumlah : 15.000
Potong                                             Jumlah : 5.000
                                               Total : Rp .95.000

Jadi Jumlah modal dikurangi dengan biaya pengeluaran menjadi : 95.000

Pisau + pond (PKS) = Harga satuan = Rp. 50.000
                                   Jumlah           = Rp.200.000