Kunjugan
ke Percetakan
Kegiatan selama di Percetakan :
*Melihat secara langsung proses mencetak dengan
mesin cetak
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
14,8 x 21,0 =
7 x 3 = 21
Contoh mesin cetak :

*Mempelajari cara pembuatan plat/master :
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
-untuk membuat plat sebelumnya harus
membuat film/clise namun pada perkembangan percetakan saat ini pembuatan clise
sudah lama ditinggalkan karna sudah ada CTP (Computer to plate) untuk ctp kita
cukup menyiapkan file yang sudah ready to print kepada tokok yang memiliki
mesin CTP tersebut, file software yang digunakan biasanya adalah corel
draw,adobe illustrator,freehand,photoshop dll.
Kelebihan plat :
-bisa membuat hasil cetak resolusi yang halus
sampai dengan 170 DBA sehingga gambar lebih halus
*Cara cetak kartu
Pada prinsipnya dalam dunia percetakan ada 3
tahapan yaitu
1.Design
2.Cetak
3.Finishing
Penjelasan tentang cetak kartu,Sebagai sample
projek adalah kartu PKS adalah sebagai berikut :
1.Pembelian bahan/kertas
2.Pembuatan plat/master
3.Proses cetak offset
4.Proses Finishing /potong
4.Proses Finishing /potong
*Mempelajari Cetak offset
Sebelum kita mencetak, kita perlu menyesuaikan
jenis mesin cetak dengan hasil cetak yang diinginkan. Dalam hal ini membuat
dengan ukuran A5. Maka kita bias menggunakan area cetak maksimal fortofolio F4
(21 x 33,0) cm yaitu mesin took cetakan terpenting dalam proses cetakan sebagai
proses percetakan sehingga cetakan yang kita buat menjadi lebih sempurna ,
finishing sederhana,menyisir/memotong kress/sisa’’ bagian cetak yang tidak
dibutuhkan. Adapun finishing lainnya. Contoh
:laminating,grosi/dok,fernis,ponds/rel,chacha,dll
Contoh Mesin cetak offset:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar