Minggu, 26 Januari 2014
Rabu, 22 Januari 2014
Kunjungan ke percetakan
Kunjugan
ke Percetakan
Kegiatan selama di Percetakan :
*Melihat secara langsung proses mencetak dengan
mesin cetak
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
14,8 x 21,0 =
7 x 3 = 21
Contoh mesin cetak :

*Mempelajari cara pembuatan plat/master :
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
-untuk membuat plat sebelumnya harus
membuat film/clise namun pada perkembangan percetakan saat ini pembuatan clise
sudah lama ditinggalkan karna sudah ada CTP (Computer to plate) untuk ctp kita
cukup menyiapkan file yang sudah ready to print kepada tokok yang memiliki
mesin CTP tersebut, file software yang digunakan biasanya adalah corel
draw,adobe illustrator,freehand,photoshop dll.
Kelebihan plat :
-bisa membuat hasil cetak resolusi yang halus
sampai dengan 170 DBA sehingga gambar lebih halus
*Cara cetak kartu
Pada prinsipnya dalam dunia percetakan ada 3
tahapan yaitu
1.Design
2.Cetak
3.Finishing
Penjelasan tentang cetak kartu,Sebagai sample
projek adalah kartu PKS adalah sebagai berikut :
1.Pembelian bahan/kertas
2.Pembuatan plat/master
3.Proses cetak offset
4.Proses Finishing /potong
4.Proses Finishing /potong
*Mempelajari Cetak offset
Sebelum kita mencetak, kita perlu menyesuaikan
jenis mesin cetak dengan hasil cetak yang diinginkan. Dalam hal ini membuat
dengan ukuran A5. Maka kita bias menggunakan area cetak maksimal fortofolio F4
(21 x 33,0) cm yaitu mesin took cetakan terpenting dalam proses cetakan sebagai
proses percetakan sehingga cetakan yang kita buat menjadi lebih sempurna ,
finishing sederhana,menyisir/memotong kress/sisa’’ bagian cetak yang tidak
dibutuhkan. Adapun finishing lainnya. Contoh
:laminating,grosi/dok,fernis,ponds/rel,chacha,dll
Contoh Mesin cetak offset:

Kegiatan Prakerin
Merangkum
kegiatan prakerin
*Pengenalan ruang kerja : siswa diharapkan
dapat mengenali ruang kerja nya
*Pengenalan software corel draw : siswa dapat
mengenali program corel draw dan mengetahui fungsi – fungsi dari tools yang ada
di aplikasi tersebut
*Penataan ruang kerja : yaitu siswa melakukan
penataan pada ruang kerja nya
*Mendesign ruang kerja, yaitu dengan cara :
1.tentukan bidang wallpaper yang akan dibuat
2.tentukan ukuran sebenarnya
3.gunakan satuan centimeters
4.bila bidang wallpapernya tidak berbentuk
kotak/persegi maka ukur juga benda’’ lain yang ada dikotak, contoh :rak/lemari
yang menghalangi bidang wallpaper tersebut, sehingga kita dapatkan bidang yang
akan digambar



5.menggambar sketsa pada titik kosong dengan
menggunakan skala yang sudah benar
7.tentukan ornament yang diinginkan seperti
tema : alam,pemandangan,abstrak,atau gambar laiinya
8.pilihlah gambar yang sesuai dengan ruangan
yang akan dipilih/sesuai dengan keinginan pemesan
9.setelah disketsa lalu digambar menggunakan
aplikasi corel draw, caranya : buka dokumen baru, dan di ubah satuan nya
menjadi centimeters, buatlah bidah gambar yang sesuai dengan bidang yang kamu
gambar, buatlah detail gambar wallpaper termasuk benda – benda yang ada di
wallpaper, sehingga akan didapatkan ruang kosong yang akan digambar
Kunjugan
ke Percetakan
Kegiatan selama di Percetakan :
*Melihat secara langsung proses mencetak dengan
mesin cetak
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
proses mencetak nya adalah : -pilihlah bahan yang akan dipakai dan memperhitungkan biaya produksi untuk menghemat bahan baku, caranya dengan menyesuaikan bahan yang dibutuhkan dengan barang yang ada dipasaran, sehingga didapatkan ukuran kertas plano (79 x 109) bila dipotong ukuran ½ A4=A5 (14,8 x 21,0) Dapat menghasilkan 25 lembar kertas, cara menghitung nya dengan rumus sbg:
79 x 109
14,8 x 21,0 =
7 x 3 = 21
Contoh mesin cetak :



*Mempelajari cara pembuatan plat/master :
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
Caranya adalah : -siapkan cetakan yang akan digunakan untuk mencetak media atau bahan/kertas
-untuk membuat plat sebelumnya harus
membuat film/clise namun pada perkembangan percetakan saat ini pembuatan clise
sudah lama ditinggalkan karna sudah ada CTP (Computer to plate) untuk ctp kita
cukup menyiapkan file yang sudah ready to print kepada tokok yang memiliki
mesin CTP tersebut, file software yang digunakan biasanya adalah corel
draw,adobe illustrator,freehand,photoshop dll.
Kelebihan plat :
-bisa membuat hasil cetak resolusi yang halus
sampai dengan 170 DBA sehingga gambar lebih halus
*Cara cetak kartu
Pada prinsipnya dalam dunia percetakan ada 3
tahapan yaitu
1.Design
2.Cetak
3.Finishing
Penjelasan tentang cetak kartu,Sebagai sample
projek adalah kartu PKS adalah sebagai berikut :
1.Pembelian bahan/kertas
2.Pembuatan plat/master
3.Proses cetak offset
4.Proses Finishing /potong
4.Proses Finishing /potong
*Mempelajari Cetak offset
Sebelum kita mencetak, kita perlu menyesuaikan
jenis mesin cetak dengan hasil cetak yang diinginkan. Dalam hal ini membuat
dengan ukuran A5. Maka kita bias menggunakan area cetak maksimal fortofolio F4
(21 x 33,0) cm yaitu mesin took cetakan terpenting dalam proses cetakan sebagai
proses percetakan sehingga cetakan yang kita buat menjadi lebih sempurna ,
finishing sederhana,menyisir/memotong kress/sisa’’ bagian cetak yang tidak
dibutuhkan. Adapun finishing lainnya. Contoh :laminating,grosi/dok,fernis,ponds/rel,chacha,dll
Contoh Mesin cetak offset:

*Mencetak
Kartu sahabat PKS
-Spesifikasi : ukuran ½ A4 = A5
-Warna : kuning dan hitam
-Buat design sesuai pesana
-Ajukan ke customer
-Setelah design jadi siap untuk di cetak
-Pemisahan warna yaitu warna CMYK akan membuat
garis kress
Mencetak kartu
1.Siapkan Bahan : Kartu TIK (putih)
2.Dengan ukuran standart : 79 x 109
3.Ukuran plano : 79 x 109
65
x 100
60
x 92
*Membuat Buku aqiqah
Proses :
- Siapkan design kertas yang sudah dicetak
- lalu di susun sesuai dengan garis hitam yang
sudah di beri tanda, setelah buku sudah tersusun rapih lalu di rekatkan dengan
menggunakan streples dan kemudian di potong dengan menggunakan mesin potong
kertas sesuai dengan garis
Contoh Mesin potong kertas :

Cara cara membuat wallpaper
Cara
membuat wallpaper
1.Tentukan
bidang wallpaper yang akan di buat
2.Tentukan ukuran yang sebenarnya
3.Gunakan satuan centimeters (CM)
4.Bila bidang wallpaper tidak
kotak/polos maka ukur juga benda – benda yang ada di kotak, Contoh:
Rak,Lemari,Meja yang menghalangi wallpaper tersebut, Sehingga kita dapatkan
bidang yang akan digambar
5. Contoh Gambar :


6.Lalu mulai menggambar sketsa pada kertas
kosong dan perlu diingat harus menggunakan skala yang benar
7.Tentukan ornamen yang diingingkan
seperti tema : alam,pemandangan,abstrak, dan tema lainnya.
8.Pilihlah gambar sesuai dengan
ruangan yang akan dipilih sesuai dengan keinginan pemesan
9.Setelah di sketsa lalu digambar
dengan menggunakan corel draw, Buka dokumen baru dan ubah satuan menjadi centimeters
buat lah bidang gambar sesuai dengan bidang yang akan kamu gambar, Lalu buat
lah detail gambar wallpaper. Termasuk benda – benda yang ada di wallpaper,
Sehingga akan didapatkan ruang kosong yang akan Digambar
Cara
mencetak kartu
1.Menyiapkan bahan : (kartu TIK warna
putih)
2.Dengan ukuran standar :109 x 79 mm
3.Ukuran Plano : 79 x 109
65 x 100
60
x 92
PROSES
MENCETAK
1.Pilihlah bahan yang akan dipakai
2.Memperhitungkan biaya produksi
untuk menghemat bahan baku, Caranya dengan menyesuiakan bahan baku yang
dibutuhkan dengan yang ada dipasaran
3.Menghitung potongan bahan yang ada
dipasaran dengan yang dibutuhkan, sehingga didapatkan hasil bahwa 1 lembar
kertas plano (79 x 109) Bila dipotong ukuran
A5 (14,8 x 21,0) dapat menghasilkan 25 lembar, Cara menghitungnya dengan
menggunakan rumus Seperti ini :
79 x 109
14,8 x 21,0
7 x 3 = 21
Perlu diingat bahwa dalam dunia cetak
kita perlu memperhatikan potongan kertas keliling yang fungsinya untuk membuat
garis garis kres/garis patokan CMYK dan garis potongan jadi sesuai dengan
potongan yang diinginkan juga sebagai area tarikan mesin cetak offset karena
itu untuk membuat hasil ukuran A5 (14,8 x 21,0) maka perlu ditambahkan 1 cm
keliling sehingga membutuhkan bahan ukuran (16,8 x 23,0) maka apabila
menggunakan kertas (79 x 109)
79 x 109 : 16,8 x 23,0 = 18
Selasa, 21 Januari 2014
Menghitung Biaya Pengeluaran
Menghitung biaya produksi..
Bahan = 2 1/2 Rim A4 HVS 70 Jumlah : 70.000
Master Jumlah : 5.000
Cetak Jumlah : 15.000
Potong Jumlah : 5.000
Total : Rp .95.000
Jadi Jumlah modal dikurangi dengan biaya pengeluaran menjadi : 95.000
Pisau + pond (PKS) = Harga satuan = Rp. 50.000
Jumlah = Rp.200.000
Bahan = 2 1/2 Rim A4 HVS 70 Jumlah : 70.000
Master Jumlah : 5.000
Cetak Jumlah : 15.000
Potong Jumlah : 5.000
Total : Rp .95.000
Jadi Jumlah modal dikurangi dengan biaya pengeluaran menjadi : 95.000
Pisau + pond (PKS) = Harga satuan = Rp. 50.000
Jumlah = Rp.200.000
Langganan:
Postingan (Atom)

